You are currently viewing PGPAUD UNSWA DUKUNG EDUKASI KESEHATAN MELALUI KEGIATAN BAKTI SOSIAL TENTANG PENYAKIT INFEKSI MENULAR SEKSUAL

PGPAUD UNSWA DUKUNG EDUKASI KESEHATAN MELALUI KEGIATAN BAKTI SOSIAL TENTANG PENYAKIT INFEKSI MENULAR SEKSUAL

Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) Universitas Samawa (UNSWA) menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kesadaran kesehatan masyarakat melalui partisipasi aktif dalam kegiatan Bakti Sosial bertema “Pemberian Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Penyakit Infeksi Menular Seksual” yang diselenggarakan di Universitas Samawa.

Kegiatan yang berlangsung pada 15 November 2025 tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, termasuk organisasi profesi kesehatan, akademisi, serta mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan UNSWA. Acara ini bertujuan memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan reproduksi, mencegah penyebaran penyakit infeksi menular seksual, serta meningkatkan kesadaran akan perilaku hidup sehat.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa PGPAUD UNSWA turut berpartisipasi sebagai peserta sekaligus agen edukasi yang diharapkan mampu menyebarluaskan informasi kesehatan kepada masyarakat. Melalui sesi penyuluhan dan diskusi interaktif, peserta memperoleh pengetahuan mengenai faktor risiko, cara pencegahan, serta pentingnya deteksi dini terhadap berbagai penyakit infeksi menular seksual.

Koordinator Program Studi PGPAUD UNSWA menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membentuk karakter mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Menurutnya, calon pendidik perlu memiliki wawasan yang luas terkait isu-isu kesehatan masyarakat agar mampu berkontribusi dalam memberikan edukasi yang tepat kepada lingkungan sekitar.

“Mahasiswa sebagai generasi muda memiliki peran strategis dalam menyebarkan informasi yang benar dan membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan. Kegiatan seperti ini menjadi sarana pembelajaran yang sangat berharga bagi mahasiswa,” ujarnya.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Diskusi yang interaktif memberikan kesempatan bagi peserta untuk bertanya secara langsung kepada narasumber mengenai berbagai permasalahan kesehatan yang sering ditemui di masyarakat. Selain menambah wawasan, kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan bersama.

Melalui partisipasi dalam kegiatan bakti sosial ini, PGPAUD UNSWA berharap mahasiswa dapat mengembangkan sikap peduli, empati, dan tanggung jawab sosial sebagai calon pendidik yang nantinya akan berperan dalam membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter.

Leave a Reply